Gender Equality Strategy, Gender Assessment Tools, dan Global Fund New Funding Model

Kegiatan training ini diawali dengan sambutan oleh Aditya Wardhana sebagai Executive Director dari IAC yang menyambut kedatangan para peserta dari Jakarta dan luar Jakarta untuk bisa mengikuti kegiatan training ini sekaligus menyampaikan concernnya mengenai program HIV yang masih belum sensitif gender bagi perempuan, anak perempuan dan transgender. Perwakilan Komisi Penanggulangan AIDS Nasional (KPAN), dr. Maya, juga memberikan sambutannya serta mengapresiasi kegiatan training yang diinisiasi oleh IAC serta menyampaikan harapannya agar program penanggulangan HIV kedepannya bisa lebih sensitif gender. Begitu pun perwakilan dari UNWomen, Iriantoni Almuna, memberikan sambutannya dalam kesempatan ini serta menyampaikan harapan adanya kegiatan training ini bisa memberikan pemahaman kepada peserta untuk bisa mendorong program HIV yang lebih sensitif gender.

Di hari pertama kegiatan training, peserta mendapatkan pemahaman mengenai Sexual Orientation and Gender Identity (SOGI) dari Faisal yang sangat mumpuni memberikan pemahaman mengenai SOGI kepada peserta. Dalam sesi ini begitu banyak pertanyaan yang muncul dari peserta dan diskusi berjalan dengan sangat dinamis. Begitupun di sesi selanjutnya dimana, Arie Surya, mengajak peserta untuk brainstorming mengenai peran laki-laki terkait gender serta fakta dan mitos mengenai gender itu sendiri. Fasilitator Ratri Pearman, di akhir sesi membawakan presentasi mengenai Gender Equality, Gender Equity yang terkadang banyak orang salah memahami antara Gender Equality dan Gender Equity, namun dengan mudah fasilitator bisa mengajak peserta memahaminya.

Di hari terakhir, kedua fasilitator kembali mempresentasikan mengenai Gender Equality Strategy dan Key Affected Population Action Plan Global Fund yang menjadi dasar mengapa program HIV yang sensitif gender bagi populasi kunci begitu di dorong dalam proses NFM. Selanjutnya, Laura Millette, Konsultan dari UNWomen mengajak peserta untuk bisa merangkum semua proses selama kegiatan training dan bekerja di dalam kelompok untuk membuat Langkah Tindak Lanjut Advokasi Global Fund dan Gender serta di akhir sesi setiap kelompok mempresentasikan hasil kerja kelompoknya.
Kegiatan training selama tiga hari ini sangat berkesan dengan peserta-peserta yang sangat aktif membuat diskusi berjalan dengan sangat dinamis. Begitu pun dengan para fasilitator dan narasumber yang senantiasa membuat kegiatan training ini tetap hidup. Semoga akan muncul gender-gender champion baik di tingkat nasional dan sampai daerah untuk mendorong program HIV yang lebih sensitif gender bagi populasi kunci.
Untuk foto-foto kegiatan dapat dilihat dan diunduh pada Facebook page IAC.
Materi pelatihan hari pertama dapat diunduh disini.
Materi pelatihan hari kedua dapat diunduh disini.
Materi pelatihan hari ketiga dapat diunduh disini.
Share this article
Ditulis oleh : iac-admin
Follow us
Outline Artikel Ini







